Masa telah berlalu, dan kini ku menyadari, perjalanan hidupku telah memasuki lembah penuh duri. Dan kini tinggal rasa sesal di hati. Berbagai pertanyaan timbul di hati, mengapa, mengapa dan mengapa… aku tak pernah dapat menemukan jawabannya, yang kurasa hanya sakit hati dan penyesalan yang paling dalam.
Saat ini aku akan memulai perjalanan baru, sesuai dengan berjalannya waktu yang telah membawaku semakin dewasa dalam berpikir dan bertindak. Aku bukan SMP dan SMA lagi.
Kini aku sudah dituntut untuk berfikir jernih, segala sesuatu harus kupertimbangkan dengan matang, jangan karena sebuah kata-kata yang memikat dan kemegahan yang mempesona, sehingga aku terlena kedalamnya, aku tak mau hal itu terjadi lagi, aku benar-benar ingin memulai langkahku yang baru.
Rasanya aku sudah lelah untuk terus berjalan. Suatu saat aku singgah di sebuah rumah, sesudah aku bosan dan kesal, aku singgah lagi di rumah yang lain dan begitu seterusnya, yang aku tidak tahu mengapa aku berlaku seperti itu. Apa yang sesungguhnya aku cari dalam perjalanan itu, tidak sedikit orang telah merasakan kekecewaan karena sifat jelekku, yang tidak pernah merasa puas dan selalu cepat bosan. Padahal sebenarnya aku ingin merasa cukup dengan apa yang telah aku miliki, aku ingin merawat, memperhatikan, dan mencurahkan semua perasaanku padanya, tapi nyatanya semua itu sulit sekali, aku ingin sekali membuang sifat jelekku yang mudah jatuh hati juga mudah bosan, tapi bagaimana caranya?